#KitaMorotai, Program Pengabdian Mahasiswa UGM untuk Morotai

TERUS mengukuhkan eksistensi Jurnalisme Progresif, salah satu brand Pandiva Media Network (PMN), Jogja Daily, didapuk sebagai media partner #KitaMorotai, sebuah Program Pemberdayaan Masyarakat Kuliah Kerja Nyata (PPM KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kabupaten Kepulauan Morotai, Juli 2015 ini.

#KitaMorotai terdiri dari hampir 30 mahasiswa dari berbagai macam disiplin ilmu, yakni pertanian, perikanan, teknologi pangan, pariwisata, hukum, psikologi, ilmu sosial dan politik, ekonomi, kesehatan, kehutanan, serta teknik.

Kegiatan #KitaMorotai telah berlangsung sebelum waktu dilaksanakannya kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang ditentukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UGM, yaitu dengan melakukan penggalangan donasi buku bekas layak baca yang nantinya akan dikirimkan kepada perpustakaan sekolah di Morotai.

#KitaMorotai juga mengadakan event konser amal atau charity concert di beberapa kafe atau restoran di Jogja yang ditujukan untuk menggalang donasi dalam bentuk uang kepada masyarakat yang mengunjungi kafe atau restoran tersebut.

Donasi dalam bentuk uang yang terkumpul, sambungnya, akan digunakan dalam program pendidikan seperti pembangunan rumah baca di sekolah-sekolah di Desa Poporoco atau Desa Kolorai.

Dengan terkumpulnya donasi buku bekas layak baca yang digalangkan, nantinya buku-buku tersebut akan digunakan untuk mengisi rumah baca yang akan dibangun di sekolah-sekolah yang terdapat di Kabupaten Morotai.

Selain program dalam bidang pendidikan, #KitaMorotai mencanangkan program-program lain dalam bidang ekonomi dan pariwisata. Konsep yang digunakan dalam pencanangan program menggunakan prinsip bottom up di mana sasaran yang dituju adalah masyarakat desa yang bekerja, baik di sektor pertanian maupun perikanan sebagai pelaku ekonomi paling rendah dalam sistem perekonomian.

Dalam program di bidang ekonomi nantinya #KitaMorotai akan membersamai masyarakat desa yang bekerja, baik sebagai petani atau nelayan mulai dari tingkat produksi hingga proses distribusi. Bukan mengajari petani menanam tanaman atau mengajari nelayan menangkap ikan, tapi nantinya membersamai para petani dan nelayan untuk menemukan masalah dalam proses produksi hingga proses distribusi.

Program yang dicanangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dalam bidang pertanian dan perikanan misalnya mencari dan menemukan serta menerapkan metode peningkatan hasil produksi, peningkatan nilai jual hasil produksi, hingga efisiensi distribusi hasil produksi yang akan didistribusikan ke pasar-pasar di Morotai.

Selain membersamai dari proses produksi hingga distribusi, bersama masyarakat Desa Poporoco dan Kolorai #KitaMoritai merintis pembentukan kelompok tani dan kelompok nelayan yang akan memudahkan integrasi dan sinergi dalam organisasi kerja. Diharapkan, nantinya para petani dan nelayan akan lebih mudah untuk saling bekerja sama guna membentuk sistem kerja yang bertujuan untuk meningkatkan taraf ekonomi para petani dan nelayan tersebut.

Selain dalam bidang pendidikan dan ekonomi, baik pertanian atau perikanan, #KitaMorotai mencanangkan program di bidang pariwisata, meliputi pengumpulan data potensi pariwisata di Morotai.

Data-data potensi tersebut akan digabungkan untuk selanjutnya membuat Tourist Information Center. Rencana pembentukan Tourist Information Center sendiri akan dipusatkan di Desa Kolorai yang merupakan desa wisata. Letaknya berdekatan dengan pulau-pulau kecil Morotai seperti Pulau McArthur, Galo Galo, Kokoya, serta Dodola.

Program pariwisata yang dicanangkan untuk masyarakat Desa Kolorai meliputi pembentukan Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (Pokdarwis). Masyarakat Desa Kolorai akan berhubungan langsung dengan turis lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Morotai.

Untuk meningkatkan minat pariwisata ke Morotai #KitaMorotai akan membuat output seperti video dokumentasi, buku, serta jurnal. Output akan dipublikasikan melalui media-media pendukung yang diharapkan menarik minat calon wisatawan untuk datang berkunjung.

#KitaMorotai juga menggelar pendidikan anti-korupsi, sosialisasi program pemerintah, penanganan masalah alam daerah seperti abrasi, perawatan infrastruktur desa, serta peningkatan kesadaran hidup sehat masyarakat.

Dengan program-program tersebut, diharapkan akan membantu masyarakat dalam menghadapi isu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang akan dibentuk.

Sumbangan Buku

#KitaMorotai juga menerima sumbangan buku, alat tulis, dan dana pembangunan rumah baca di Morotai untuk menyalakan kembali harapan mereka. Buku apa pun dapat didonasikan, termasuk buku pelajaran dari SD hingga SMA/SMK.

Apabila Anda berminat mengirimkan buku, bisa dikirimkan ke dua Dropbox di Jakarta dan Yogyakarta.

Untuk pengiriman di daerah Jogja, Dropbox tersedia di Jalan Pogung Lor No. 440 RT 4 RW 46 Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, dengan Kode Pos 55284 dan kontak person Fajar Sidik (085692637289).

Sementara untuk pengiriman donasi di Jakarta bisa dilakukan ke alamat Perumahan Permata Timur 1 blok K7, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, dengan Kode Pos 13450 dan kontak person Brahmastra Bayang Sambadha (081212357735).

Jika ingin mengirimkan donasi dalam bentuk bantuan dana bisa melalui Rek BNI 0373556020 a.n Juwita Perwitasari. Sebelum pengiriman, Anda bisa melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke narahubung di LINE (olghahaq) atau 085313108181 agar mempermudah pendataan donasi.

Anda dapat berpartisipasi melalui Instagram/Twitter/ask.fm, twitter @kitamorotai, dan email kitamorotai@gmail.com.

Scroll to Top